Senin, 07 Oktober 2013

DRUM BLEK SALATIGA


DRUM BLEK



Para penabuh dengan beberapa atribut khasnya, memainkan musik dengan media tong bekas. Mereka memainkan musik secara berkelompok dengan berbaris layaknya sebuah kelompok Marching Band. Kita bisa menjumpai musik ini di berbagai kota antara lain di Salatiga dan Yogyakarta. Di Yogyakarta kita bisa melihatnya di Dukuh Salakan jl. Parang Tritis tepatnya di depan ruko Salakan. Di Salatiga warga mengenalnya dengan istilah drumblek. Musik ini sering kita jumpai pada setiap acara yang ada di kota Salatiga 


Barang bekas yang digunakan dalam marching blek itu seperti, kaleng, tong plastik bekas, dan drum kaleng bekas. Cara unik ini diperkenalkan oleh warga Salatiga, Jawa Tengah, yang melakukan pawai keliling kota.
Tak mau kalah dengan formasi marching band dalam melakukan pawai, marching blek juga menggunakan mayoret untuk harmonisasi nada. Tak hanya itu, para pemain drum blek yang termasuk dalam formasi marching blek juga memakai pakaian unik dan menarik. Dengan begitu, suasana pun tambah semarak dan mengundang antusias penonton.
Ide tersebut lahir dari mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana dalam rangkaian acara orientasi mahasiswa baru. Mereka berharap, dengan adanya pawai seperti ini, drum blek dapat dikenal dan bisa diakui sebagai ikon kesenian khas dari Salatiga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar