Jumat, 29 November 2013

DESA BANTAL


DESA BANTAL
                Ds.Bantal terletak di Kab.Semarang tepatnya di kecamatan bancak. Desaku ini merupakan desa perbatasan karena letaknya berada di paling selatan dari kabupaten semarang dan berbatasan langsung dengan kabupaten boyolali. Sekitar 15 km dari kota salatiga dan 30 km dari kota ungaran.desaku ini masih mempunyai banyak keindahan alam,sungai yang mengalr besar,persawahan yang luasdanrumah-rumah adat jawa yang masih terdapat di desaku membuat desaku terlihat tentram dan damai. Walaupun desaku ini terletak di perbatasan akan tetapi desaku ini termasuk desa yang pembangunanya cukup baik di bandingkan dengan desa sebelah yang juga perbatasan namun pembangunanya kurang baik. Mulai dari jalan,jembatan dan bangunan umum lain pada beberapa tahun terakhir ini mulai mendapat perhatian yang cukup dari pemerintah. Terakhir adalah pembangunan jembatan alternative dari dusunku ke salah satu dusun lain di desaku,walaupun beberapa jalan di dalam desa ada beberapa yang kurang baik,namun pada jalan utama di desaku sangat baik dan terus mendapat perbaikan dari pemerintah.
            Di lihat dari sejarahnya,banyak orang tua yang mengatakan sejarah desa ini adalah pada zaman dahulu di desa yang belum mempunyai nama ini ditemukan sebuah mata air yang tidak pernah kering walaupun pada musim kemarau panjang dan anehnya pada sumber mata air itu terdapat seekor lintah yang besarnya sebesar bantal jadilah desa itu yang sekarang di kenal dengan desa Bantal. Konon katanya lintah yang sebesar bantal itu hingga sekarang masih terdapat di sumber mata air tersebut.memang cerita yang aneh,tapi percaya atau tidak percaya hal itu telah menjadi asal muasal desa saya dan sampai kapanpun akan tetap seperti itu.
            Desa Bantal termasuk desa yang luas karna desa ini terdiri dari beberapa dusun yaitu dsn.Legok,Pereng,Gunung,Ngklempet,Gayam,mungkruk. Dan hebatnya di setiap dusun itu mempunyai sejarah masing-masing. Walaupun sejarah yang di ceritakan oleh para tetua tidak logis paa zaman sekarang tapi itu dapat menjadi identitas desa kami. Di setiap dusunpun terdiri banyak penduduk,saya kurang tau pasti jumlah penduduknya tapi jika di lihat dari banyak RT dan dan RW desaku termask desa yang padat penduduk di banding desa lainnya.
            Di desaku terdapat sebuah pasar yaitu pasar kali maling  yang lumayan besar dan banyak orang yang datang dari berbagai daerah saat hari pasar itu yaitu hari jawa yang disebut pon dan kliwon. Di pasar ini banyak memperjual belikan dagangan dari hasil bumi seperti sayur-sayuran,buah-buahan dan juga terdapat pasar hewan di dalamnya.Pasar inipun mempunyai sejarah yang cukup menarik,hal ini membuktikan bahwa Indonesia in terdiri dari beragam latar belakang.
            Dari segi pendidikan di desaku termasuk baik karena di desaku terdapat 2 oaud,2 TK,2 sekolah dasar dan 1 SMP swasta. Namun banyak dari penduduk desaku yang setelah SMP dan atau saat akan SMP meneruskan sekolah di luar daerah seperti salah satunya kota salatiga. Para remaja menginginkan pendidikan yang baik jadi mereka banyak bersekolah di SMA favorit di kota agar dapat melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi negri. Hal itu banyak di lakukan karena keinginan ingin maju dan menjadi lebih baik di desaku sangat besar.para remaja banyak yang menginginkan pendidikan yang baik agar dapat mendapat pekerjaan yang bai juga.akan tetapi tidak sedikit juga para remaja yang putus sekolah karena pergaulan yang kurang baik dan negative yang di pengaruhi oleh kemajuan zaman,tekhnologi dan rasa ingin tau remaja yang sangat besar.
Dari sisi masyarakatnya desaku adalah desa yang di huni oleh masyarakat madani dimana para masyarakatnya banyak berorganisasi dari mulai para remaja ibu-ibu dan bapak-bpaknya aktif di beberapa organisasi desa. Contohnya di desaku terdapat organisasi remaja yang di namai Andestal yaitu organisasi anak-anak desa bantal,kami sering mengadakan beberapa turnamen terbuka seperti turnamen sepak bola,turnamen bola voly dan festifal band. Walaupun remaja di desa kami jarang berkumpul karena mereka memunyai kesibukan masing-masing. Banyak remaja di desaku bekerja di luar kota dan banyak juga yang kuliah di luar kota separti saya saat ini. tapi walaupun kami jrang berkumpul pada saat diadakan acara-acara yang setiap tahunya sudah direncanakan kami selalu pulang dan berkumpul untuk memeriahkan acara. Banyak masalah yang sering terjadi di desaku mulai dari kenakalan remaja bahkan bisa dikatakan kenakalan orang tua tapi desa kami selalu bisa menyelesaikan masalah itu dengan cara kekeluargaan.
            Desaku termasuk desa yang masyarakatnya selalu menginginkan kemajuan,dari remaja dan orang dewasa di desaku selalu mengikuti kemajuan zaman. Mulai dari gaya hidup sampai kegiatan-kegiatan di dalamnya, namun akhir-akhir ini keinginan masyarakat khususnya para ibu-ibu dan remajanya banyak menimbulkan kecemburuan antar individu. Salah satu gejolak yang sangat sering terjadi saat salah seorang ibu-ibu mempunyai sesuatu yan baru dalam gaya hidup akan menjadi bahan persaingan oleh para ibu-ibu lain. Sedangkan para remaja laki-laki banyak terjerumus ke dalam kenakalan-kenakalan remaja yang  negatif. Akan tetapi kerjasama dan kesetiaan kawan di desaku ini sangat kuat.
            Dari sisi kesehatan desaku termasuk desa yang sehat karena para masyarakat adalah masyarakat yang bersih dan selalu menjaga kebersihan tempat tinggal. Di desaku terdapat puskesmas yang di pegang oleh seorang bidan. Di desaku rutin dilakukan pemberian vitamin dan diadakan posyandu untuk para anak-anak kecil.
            Desaku adalah desa yang mempunyai lahan pertanian yang sangat luas,hal ini menjadikan pekerjaan masyarakat di desaku adalah petani,namun dengan kemajuan zaman saat ini masyarakat di desaku banyak mempunyai beberapa pekerjaan,banyak masyarakat yang berprofesi sebagai PNS dan banyak juga masyarakat yang banyak berhasil dengan berwirausaha di luar daerah,hal ini menyebabkan para penduduk banyak mempercayakan lahan pertaniannya di urus oleh oran lain dan pada saat panen hasilnya akan di bagi antara pemilik lahan dan penggarap lahan atau dapat juga dengan membayar para penggarap lahan dengan uang.
            Desa juga dapat diartikan sebagai kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan. Hukum di desaku berjalan dengan baik,siapapun yang melakukan kejahatan akan mendapatkan hukuman dari pemerintah desa dan dari masyarakat sendiri tanpa memandang siapa dan mempunyai pangkat apa hukum tetap berjalan dengan baik.

Selasa, 29 Oktober 2013

UKM Basket Stikes NWU



Wawancara dengan pemuda  terkait dengan kegiatan atau organisasi UKM basket di kampus Stikes  NWU
5w+1h
Ø  What=apa yang anda ketahui tentang UKM basket yang ada di Stikes NWU?
UKM basket adalah kegiatan mahasiswa NWU terkait dengan olahraga basket yang diikuti oleh mahasiswa dan mahasisiwi Stikes,Akbid,Akper NWU yang di bimbing oleh para senior senior UKM tersebut.
Ø  Where= dimana pelaksanaan pelatihan UKM basket?
Di lapangan basket  asrama AKBID DAN Prodi kebidanan NWU.
Ø  When=setau kakak  kapan didirikan UKM basket ?
Saya tidak tau persis kapan berdirinya,yang jelas UKM ini berdiri sejak senior-senior saya yang sudah lulus memperjuangkan untuk dibuatkan lapangan basket yang saat itu belum tersedia dan permintaan itupun tidak langsung diiyakan oleh yayasan.
Ø  Why=mengapa kakak memilih UKM basket?
Karena dari SMP saya sudah suka dengan basket dan sebagian waktu luang saya,saya isi dengan bermain basket.
Ø  Who=siapa pembimbing UKM atau siapa saja anggota UKM basket tersebut?
UKM ini diimpin oleh senior yang sudah memiliki sertifikat kepelatihan dan sudah mengikuti coaching clinic beberapa hari di semarang dan UKM ini diikuti oleh beberapa mahasiswa mahasisiwi dari semua Prodi (Stikes,Akbid,Akper NWU)
Ø  How= bagaimana cara anda memenejemen UKM tersebut?
Kami  memenejemen UKM ini dengan membentuk struktur organisasi dari ketua sampai anggota ikut berpartisipasi dalam kepengurusan UKM ini. Biasanya 5 hari dalam seminggu kami melakukan latihan rutin dan 2 kali dalam sebulan kami mengadakan rapat untuk membahas kekurangan dalam menjaga keutuhan UKM ini.kami juga sering melakukan pelatihan/sparing partner dengan institusi lain maupun dengan club basket yang ada disekitar semarang.


Problem yang ada dalam UKM basket
Masalah yang sedang di hadapi saat ini kami dari pihak UKM basket sedang mempermasalahkan atau merundingkan masalah penggunaan lapangan basket yang tidak sesuai dengan fungsinya yaitu lapangan basket yang digunakan oleh pihak UKM silat untuk berlatih silat dan saat ini masih menunggu keputusan dari PUKET 3.

Rencana /solusi
Kami dari pihak UKM basket dan UKM silat telah mengadakan perundingan dengan BEM tentang masalah ini dan masih menunggu keputusan dari PUKET 3.

Kesimpulan
UKM basket yang ada di Stikes NWU telah berdiri sejak kampus ini belum memiliki lapangan besket sehingga dulu para senior harus berjuang keras untuk dapat dibuatkan lapangan basket oleh yayasan.saat ini lapangan basket tersebut terletek di lingkungan asrama Akbid NWU dan para anggota UKM basket biasanya 5 hari dalam semunggu berlatih disitu.UKM ini di bimbing oleh para senir yang telah berpengalaman.di dalam UKM ini sering terjadi permasalahan dan saat ini UKM ini sedang menunggu hasil perundingan dari PUKET 3 dengan UKM silat dan BEM untuk menyelesaikan masalah yang terkait dengan penggunaan lapangan.




Varika Wina L/PSIK B

Senin, 07 Oktober 2013

DRUM BLEK SALATIGA


DRUM BLEK



Para penabuh dengan beberapa atribut khasnya, memainkan musik dengan media tong bekas. Mereka memainkan musik secara berkelompok dengan berbaris layaknya sebuah kelompok Marching Band. Kita bisa menjumpai musik ini di berbagai kota antara lain di Salatiga dan Yogyakarta. Di Yogyakarta kita bisa melihatnya di Dukuh Salakan jl. Parang Tritis tepatnya di depan ruko Salakan. Di Salatiga warga mengenalnya dengan istilah drumblek. Musik ini sering kita jumpai pada setiap acara yang ada di kota Salatiga 


Barang bekas yang digunakan dalam marching blek itu seperti, kaleng, tong plastik bekas, dan drum kaleng bekas. Cara unik ini diperkenalkan oleh warga Salatiga, Jawa Tengah, yang melakukan pawai keliling kota.
Tak mau kalah dengan formasi marching band dalam melakukan pawai, marching blek juga menggunakan mayoret untuk harmonisasi nada. Tak hanya itu, para pemain drum blek yang termasuk dalam formasi marching blek juga memakai pakaian unik dan menarik. Dengan begitu, suasana pun tambah semarak dan mengundang antusias penonton.
Ide tersebut lahir dari mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana dalam rangkaian acara orientasi mahasiswa baru. Mereka berharap, dengan adanya pawai seperti ini, drum blek dapat dikenal dan bisa diakui sebagai ikon kesenian khas dari Salatiga.